Senandung Ibu

Kamis, 27 Oktober 2011

"Demi Anak-anakku ku serahkan seluruh jiwa ragaku"



“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu”. (Q.S. Luqman, 31:14)


Anakku... oh anakku sayang

Tiada seorang ibu yang mengharapkan balas jasa atas pengorbanannya selama mereka hidup..
Tiada seorang ibu yang mengemis dan meminta dibalas segala pemberian dan kasih sayang mereka kepada anaknya

Selain dari Allah, tidak ada yang tahu apa yang telah benar-benar ibu berikan kepada kita. Dan setidaknya, ada 10 alasan besar mengapa kita harus berterima kasih kepada ibu :
Ibu telah mengandung kita selama 9 bulan lebih dengan rasa sakit, was-was, khawatir, dan perasaan lain yang hanya dirasakan seorang ibu !

Selama waktu ini, dia tidak enak makan, tidak pula enak tidur karena selalu memikirkan janin yang dikandungnya, yaitu kita !
Ketika kita masih bayi, beliau hanya bisa menghabiskan waktu dalam hidupnya setelah kita !
Dia hanya tidur saat kita tertidur! Dia hanya makan setelah kita makan!
Dia sabar dan mengasihi kita bahkan ketika kita menangis sepanjang malam dan ketika kita menangis sepanjang hari!
Dia mengajari kita cara berjalan, cara berbicara, cara makan, dia mengajar kita bagaimana untuk hidup!
Ketika kita jatuh sakit, dialah yang selalu ada di sisi kita !
Dialah yang selalu menyajikan makanan untuk kita !
Dia mengusahakan apapun yang kita minta !
Dia menyayangi kita tanpa syarat!

Itulah sedikit hal yang Ibu lakukan untuk kita, walau sebenarnya masih banyak lagi hal yang tidak kita ketahui. Namun, satu hal yang ada pada Ibu untuk kita, yang tidak akan pernah kita temui dari seorang pun di dunia ini, adalah bahwa dia begitu khawatir kepada kita dari lubuk hatinya yang paling dalam.
Dia khawatir tentang makanan kita !
Dia khawatir tentang pakaian kita !
Dia khawatir tentang kesehatan kita !
Dia khawatir tentang pendidikan kita !
Dia khawatir tentang masa depan kita !

Dia khawatir tentang seluruh hidup kita, termasuk ketika kita telah dewasa bahkan telah berumah tangga !
Walaupun tidak mungkin untuk bisa membalas segala kebaikan yang telah ibu berikan kepada kita, akan tetapi kita harus tetap berusaha mencoba, setidaknya dengan cara :

Mendengarkan dan menuruti nasihat dan perintahnya
Membantu meringankan beban mereka.
Tersenyum dan berwajah ramah.
Bersyukur kepadanya.
Lebih banyak meluangkan waktu untuk bersamanya.
Selalu menanyakan padanya barangkali dia memerlukan bantuan.
Tidak meremehkannya, dan selalu memuliakannya.
Selalu mendoakannya, terutama setiap selesai sholat lima waktu.

Berbahagialah seandainya Ibu anda masih hidup, karena anda memiliki kesempatan emas untuk meraih jalan menuju surga dan kesuksesan di dunia ini. Jangan sia-siakan hingga anda terbangun dan menyadari nilai dari ibu anda ketika mereka tidak lagi bersama anda-ketika mereka telah dipanggil Sang Khalik, dimana semuanya telah terlambat!



Dikisahkan Abu Huraira : Seorang pria menghadap Rasulullah dan berkata, “Ya Rasulullah, siapakah yang paling berhak untuk mendapatkan perlakukan terbaiku ? Rasulullah Saw menjawab, “Ibumu”. Lalu siapa lagi ? Rasulullah menjawab, “Ibumu.” Pria itu bertanya lagi, “Setelah itu siapa lagi ?” Rasulullah menjawab, “Ibumu.” Tanya Pria itu untuk keempat kalinya, “Lalu siapa berikutnya?” Rasulullah menjawab, “Ayahmu.”

3 komentar:

  1. Jasa ibu memang tak terhingga. Dan berbanggalah kita yang sedang menjadi ibu.

    BalasHapus
  2. itulah hebatnya ibu,....apapun yang dilakukan semua untuk buah hatinya.
    Demi mereka hidup layak, ilmu dan sebagainya.

    Semoga kita bis amenjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita ya bun.

    BalasHapus
  3. iya .. jasanya tidak ternilai harganya..
    kesempatan kita untuk membahagiakan mereka kalau mereka masih hidup..

    BalasHapus